Senjata api

Berawal dari Narkoba, Pistol FN Ditemukan

Kompas.com - 01/02/2011, 14:59 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Tim Satuan Narkoba Kepolisian Resor Metro Jakarta Timur menangkap Par (41) bersama sepucuk pistol merek FN di rumahnya, Jalan Pemuda 1 No 43 RT 02 RW 03 Kelurahan Rawamangun, Kecamatan Pulogadung, Jakarta Timur. Penangkapan itu berawal dari informasi peredaran narkotika jenis heroin dan ganja.

"Kami dapat informasi dari warga bahwa ada peredaran heroin dan ganja. Jadi, senjata itu diawali dengan pengungkapan narkoba jenis heroin dan ganja," kata Kepala Satuan Narkoba Polrestro Jakarta Timur, Ajun Komisaris Besar Sudibyo, Selasa (1/2/2011) di Jakarta.

Par ditangkap petugas tanpa perlawanan, Sabtu (29/1/2011) pukul 14.00 WIB. Pelaku yang sehari-hari berdagang di sekitar Rawamangun itu mengaku, pistol model MK serie VI 9m Arkansas itu dijadikan jaminan oleh teman yang berutang pada dirinya.

Sudibyo mengatakan, Par memang seorang pengedar heroin dan ganja yang terbukti dengan penemuan heroin seberat 0,55 gram dan ganja 0,39 gram. Namun, tambah dia, belum ada keterkaitan antara utang teman Par ini dengan bisnis barang haram tersebut.

"Dalam dua-tiga hari terakhir ini kami terus melakukan penyidikan, siapa teman pelaku yang menjaminkan senjata api. Kami berencana akan membawa pistol itu ke Labkrim (laboratorium kriminal) untuk mengetahui riwayat penggunaannya," ucap Sudibyo.

Akibat dugaan terjadinya tindak pidana penyalahgunaan narkotika jenis heroin dan ganja serta kepemilikan senjata api tanpa izin, Par yang berpendidikan SMP itu dikenakan pasal 114 ayat 1 subsider pasal 112 ayat 1 subsider pasal 111 ayat 1 tentang Narkotika dan UU Darurat No 12 Tahun 1951 tentang senjata api. Ancamannya, pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat lima tahun dan maksimal 20 tahun.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau